| |

Kiat Atasi Anak Hiperaktif

INILAH.COM, Jakarta - Stres dengan ulah anak yang cenderung hiperaktif? Coba mulai perhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam The Lancet, Pediatrics, dan Journal of Pediatrics, zat penambah rasa serta pewarna dan pemanis buatan dalam makanan bisa mendorong nervous system menjadi terlampau aktif. Oleh karena itu, sebaiknya jauhkan anak Anda dari makanan instan atau frozen food yang banyak mengandung senyawa tersebut.

Bebeberapa penelitian para ahli, menyatakan jika makanan dengan kandungan gula atau karbohidrat sulingan berkadar tinggi, seperti nasi putih atau berbagai produk olahan tepung, dapat membuat kadar gula darah anjlok sehingga memengaruhi mood.

Jenis makanan itu memicu pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol, yang menimbulkan perasaan gelisah,

Sebaliknya, beberapa jenis makanan lain yang mengandung kalsium dan magnesium, seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membuat anak menjadi lebih tenang.

Berikut ini beberapa pilihan makanan yang sebaiknya disuguhkan untuk anak hiperaktif seperti dilansir dari WebMD:

- Sayuran segar, seperti wortel, batang seledri, brokoli, dan kembang kol yang disajikan bersama salad dressing rendah lemak atau saus salsa.

- Yogurt rendah lemak atau keju rendah lemak tanpa perasa/pemanis, disajikan dengan tambahan buah yang dihaluskan/jus.

- Kacang-kacangan atau biji-bijian seperti almond, kacang mende, kenari, kacang tanah, kuaci biji bunga matahari atau labu, dll.

- Semangkuk buah-buahan segar/beku/dikeringkan.

- Whole grain cracker, dengan peanut butter atau almond nut butter.

- Sereal sehat yang disajikan kering, bisa juga ditambahi susu skim/rendah lemak. Pastikan Anda memberikan sedikitnya tiga gram serat persajian. [mor]

0 comments:

Post a Comment